STNK pun berakhir….

Tak terasa 5 tahun sudah Midori menemani diriku di perjalanan, beraneka ragam peristiwa selama di jalanan pun tercipta mengikat kuat di benak menghiasi relung yang semakin sesak.

Arigatou Midori chan ūüôā

Karena sudah 5 tahun itu berarti STNK pun harus berakhir…waktunya gantiiii… akhirnya sabtu kemarin aku manfaatkan untuk menyambangi SAMSAT meskipun masa kadaluarsa masih 1 minggu lagi tak apalah daripada kena denda…lumayan kan…

Ini adalah pengalaman pertamaku bersilahturahmi dengan SAMSAT, meskipun sudah 5 tahun bermotor ria, karena untuk pembayaran pajak pertahunnya aku selalu menitipkannya pada tetangga yang baik hati. Nah…untuk kali ini Sang tetangga sedang berhalangan alhasil harus sendiri deh…tak apalah hitung-hitung nambah pengalaman juga kan…jadi deg-degan euy…

Setelah mendapat beberapa wejangan dari Sang Tetangga, capcuss deh…karena sabtu hanya buka setengah hari jadi harus lebih pagi. 15 menit perjalanan, nyampe deh SAMSAT Kota Bekasi…celingak-celinguk…mencari pos pengecekan fisik.

Ini detailnya….

  1. Cek fisik, artinya motor akan dicek no mesin dan rangkanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit. Jangan lupa persiapkan KTP, STNK, BPKB asli dan fotocopynya ya…Di pos ini akan dikenakan biaya sama Rp. 20.000.
  2. Pos berikutnya pengambilan dan pengisian formulir yang lokasinya tidak jauh dari tangga ke lantai 2.
  3. Setelah semua berkas lengkap, diserahkan ke pos ketiga yang letaknya ada di lantai 2 tapi sebelumnya jangan lupa mengambil nomor antrian ya…nanti petugas akan memanggil 5 nomor sekaligus. Di pos ini waktu mengantri belum terlalu lama, ada di kisaran 15 menit. Jangan kaget kalau agak-agak penuh dan pengap. Usai penyerahan berkas dokumen, petugas akan memberikan kertas kecil bukti untuk pengambilan berkas.
  4. Nah…di pos ke 4 ini waktu antrian agak lebih lama dari pos sebelumnya karena akan dipanggil satu persatu berdasarkan nama. Persiapkan uangnya and jangan bengong atawa ketiduran ya…Tarif yang dikenakan akan berbeda-beda, apalagi untuk motor kedua, ketiga, dan seterusnya karena terkena pajak progressive.
  5. Pos ke 5 ini lokasinya ada di lantai 1 berhadapan dengan pos pengecekan fisik. Silakan menunggu sekitar 15 ‚Äď 20 menit tergantung dari keperluan kita, kalau hanya membayar pajak sih bisa kurang dari waktu tersebut.
  6. Setelah STNK baru plus tanda bukti pembayaran di tangan, jangan lupa diserahkan ke pos pembuatan plat, waktu yang dibutuhkan sekitar 15 menit. Ini adalah pos terakhir.

Nah…total waktu yang dibutuhkan sekitar 2 jam. Untuk yang sedang terburu-buru mungkin memakan waktu juga ya…tapi bisa disiasati kok dengan datang lebih awal, meskipun loket dibuka pada pukul 8.00 tapi untuk pengecekan fisik , pengambilan dan pengisian formulir serta nomor antrian bisa dilakukan lebih awal kok atau 1 hari sebelumnya formulir bisa diambil lebih dulu.

Kalau hanya untuk pembayaran pajak, pos pertama dan keenam dilewati saja, jadi pastinya tidak akan sampai memakan waktu hingga 2 jam kan…

Biro jasa ataupun si calo sepertinya tidak dibutuhkan ya…tapi untuk mereka yang ingin praktis, tak ingin berepot ria, punya waktu sempit tapi rizky berlebih ya ndak masalah…pilihan ada di tangan masing-masing kok.

Berhubung di Samsat Bekasi aku belum menemukan flowchartnya, jadi kira-kira seperti ini ya…

Semoga bermanfaat ūüėČ

Iklan susu formula

Masya Allah…benar-benar sudah berdebu euy..sarang laba-laba, kecoa‚Ķhufffttt‚Ķinilah muncul perdana setelah beberapa bulan menghilang‚Ķ

Bingung mau nulis apa‚Ķeeeehhh‚Ķada paper hasil analisa yang diambil dari berbagai sumber bersama beberapa teman waktu masih aktif kuliah kemarin yang aku pikir cukup bermanfaat dan mudah-mudahan bisa membantu para orang tua ataupun calon orang tua tapi maaf jika bahasan terlalu berat…qiqiqi‚Ķ

*****

 Makin hari iklan susu formula makin menarik hati saja…mulai dari kalimat-kalimat indah menghipnotis …

 I want to live my life to the absolute fullest

To open my eyes to be all I can be

To travel roads not taken, to meet faces unknown

To feel the wind, to touch the stars

I promise to discover myself

To stand tall with greatness

To chase down and catch every dream

LIFE IS AN ADVENTURE

Hingga lagu lawas Barry White yang mengalun lucu karena dibawakan terpotong-potong dengan suara cadel mengundang tawa.

 My first, my last, my every thing

And the answer to all my dreams

You’re my sun, my moon, my guiding star

My kind of wonderful, that’s what you are my every thing

Iklan-iklan seperti inilah strategi mumpuni yang diterapkan para produsen susu formula dunia terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Persaingan antar merek dan kesadaran untuk menciptakan persepsi yang baik dari konsumen membuat produsen berusaha semakin kreatif dalam menciptakan iklan yang dapat menarik perhatian konsumen bahkan bisa dibilang berlebihan. Mereka membuat kesan di benak konsumen bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak serta nutrisi apalagi untuk anak yang sulit makan dapat tercapai hanya dengan mengkonsumsi susu tersebut. Berlebihan ya…apalagi jika tidak disertai fakta.Padahal susu bukanlah faktor utama (satu-satunya) dalam menunjang tumbuh kembang anak kan…dan iklan-iklan mereka pun berhasil membuat hampir semua ibu membutuhkan susu formula.

Padahal di Srilanka yang kondisinya tidak berbeda jauh dengan Indonesia bisa bertindak tegas terhadap para produsen susu. Srilanka melarang segala bentuk promosi, jika melanggar akan dikenai denda atau penjara. Walau penjualannya masih diizinkan, pada kemasan susu formula harus dibubuhi tulisan: “Air Susu Ibu adalah yang terbaik.” Sedangkan di Indonesia sama sekali tidak ada tindakan tegas untuk iklan seperti ini.

Strategi lain yang gencar dan aktif para produsen susu lakukan di Indonesia, diantaranya:

  1. Memasang spanduk, brosur, iklan atau banner di Rumah sakit, Puskesmas, Rumah Bersalin dan Bidan..
  2. Memberikan sample susu formula gratis melalui Bidan, Posyandu dan Rumah Bersalin
  3. Menjadikan Bidan sebagai agen penjualan susu formula.
  4. Menjadikan Rumah Bersalin sebagai agen penjualan susu formula.
  5. Menggunakan dokter sebagai pemberi rekomendasi pada susu formula tertentu.
  6. Event, seperti ceramah, seminar ataupun diskusi dengan mengusung tema ibu dan balita yang mengundang para pakar dan ahli atau perlombaan bayi/balita sehat.

Strategi-strategi tersebut tentunya akan menimbulkan problem etis, diantaranya:

  1. Informasi
    1. Produsen susu formula tidak punya cukup kesadaran bahwa konsumen susu formula di negara berkembang adalah ibu-ibu yang kurang pendidikannya, kemampuan baca-tulis yang terbatas, akses terhadap air bersih dan sanitasi lingkungan yang buruk dan terutama kemampuan ekonomi yang terbatas. Akibatnya adalah mereka tidak cukup mendapat informasi tentang susu formula bahwa bagaimanapun baiknya itu tidaklah dapat menggantikan kebaikan ASI. Akses terhadap air bersih yang kurang serta buruknya sanitasi mengakibatkan diare atau pun yang dikenal dengan penyakit dari botol susu. Kemampuan ekonomi yang terbatas membuat ibu-ibu mengencerkan pemberian susu formula kurang dari dosis/takaran yang dianjurkan. Akibatnya adalah diare, dehidrasi, malnutrisi dan lebih buruk lagi adalah munculnya lost generation. Ketiadaan akses terhadap air bersih meningkatkan bahaya menjadi 25 kali lebih tinggi terhadap bayi yang diberikan susu formula dalam botol.
    2. Informasi bahwa susu formula hanya dan hanya bisa diberikan dalam kondisi khusus seperti: bayi premature dengan berat badan rendah, ibu yang mengalami kesulitan memberikan ASI, dan bayi yang perlu diet khusus dari ASI kepada para ibu. Sebaliknya promosi yang intensif dan gencar yang dilakukan oleh dokter dan tenaga kesehatan, perawat, bidan, rumah sakit, klinik, jurnal kesehatan professional, asosiasi professional kesehatan lain yang mendukung dan staff medrep membuat para ibu tidak berdaya untuk menolak gempuran susu formula.
    3. Meminjam Anthony Giddens dalam The Third Way tentang simulacra atau realitas yang dikonstruksi untuk menjelaskan fenomena susu formula. Susu formula yang dapat diterima dari aspek medis pertama kali dikembangkan tahun 1920 untuk membantu ibu-ibu yang mengalami kesulitan dalam memberikan ASI bagi bayinya. Lebih lanjut pada tahun 1960, sebanyak 75% dari bayi-bayi di AS telah mengkonsumsi susu formula yang diproduksi dan dipasarkan oleh dua kelompok industri yaitu: perusahaan obat-obatan dan perusahaan makanan.Bristol-Myers, Abbot Laboratories dan American Home Product kemudian melakukan penelitian untuk mengembangkan dan memasarkan susu formula melalui jalur kesehatan seperti dokter dan tenaga kesehatan, perawat, bidan, rumah sakit, klinik, jurnal kesehatan professional, asosiasi professional kesehatan lainnya. Menyusul kemudian dua perusahaan raksasa lainnya Nestle dan Borden’s. Pada tahun 1960 juga, angka kelahiran di AS dan Eropa mulai mengalami penurunan dan perusahaan susu formula besar tersebut mulai memasuki pasar baru ke dunia ketiga. Pemasaran susu formula yang agresif dan intensif menggunakan segala macam media dan jalur distribusi makin tak terbendung lagi. Pencitraan susu formula melalui berbagai media laksana pencucian otak dan westernisasi sebagaimana tampak dalam berbagai iklan dan promosi susu formula: bayi dan ibu bule, lagu-lagu pop dan jazz sebagai illustrasi yang semuanya mengunggulkan dan mencerminkan budaya barat yang superior serta modern dibanding budaya negara ketiga.
  2. Pengganti ASI atau lebih baik dari ASI

Berbagai keunggulan pemberian ASI seperti:

  • Menguatkan hubungan emosional yang kuat antara ibu dan bayi.
  • Memberikan perlindungan alamiah kepada bayi terhadap penyakit pneumonia dan diabetes.
  • Melindungi bayi yang mempunyai alergi terhadap susu sapi.
  • Memberikan perlindungan ibu bayi dari kemungkinan kanker payudara dan ovarium.
  • Pemberian ASI dapat menjadi cara untuk pengaturan kehamilan dan kelahiran.
  • Kolostrum yang berasal dan terdapat dalam ASI tak tergantikan dengan suplemen tambahan dalam susu formula.
  • Secara ekonomis, pemberian ASI dapat membantu keluarga miskin untuk mengurangi pengeluaran ekonomi keluarga terutama bagi ibu yang tidak bekerja.

Berbagai hal tersebut tidak pernah disinggung oleh kegiatan pemasaran produsen susu formula seperti yang ditunjukkan oleh produsen rokok dengan memberikan peringatan bahaya merokok kepada pembelinya dalam pengertian yang terbalik.

Produsen susu formula hanya tertarik membentuk dan memperkuat baik citra maupun simulacra produknya. Bahkan dicitrakan dan disimulakrakan bahwa susu formula lebih baik dan bukan sekedar pengganti ASI hal mana sangat bertentangan dengan tujuan awal dikembangkannya susu formula pada tahun 1920.

Godwin Ariguzo (2008) dalam Nestle: The Infant Formula Controversy menyatakan bahwa hanya 10 % dari produk susu formula yang dijual untuk negara maju (cq AS dan Eropa) yang dapat dijual untuk negara dunia ketiga dengan tanpa dilakukan perubahan. Artinya produsen susu formula tersebut sebaiknya melakukan penelitian yang ekstensif dan melakukan adaptasi produknya sebelum memasarkannya kepada negara dunia ketiga. Pada awal didesain, susu formula memang diperuntukkan untuk ibu-ibu di negara maju yang pada umumnya: bekerja (working mothers), hanya memiliki waktu yang terbatas untuk bayinya (hanya 6  minggu, terkait dengan cuti bersalin), dengan akses terhadap air bersih yang baik, tingkat pendidikan para ibu yang baik (kemampuan baca tulis) dan yang terpenting tingkat penghasilan yang lebih dari cukup untuk membeli susu formula. Negara dunia ketiga tentu memiliki karakteristik yang sama sekali berbeda: ibu yang penuh waktu sebagai ibu rumah tangga, akses terhadap air bersih yang kurang (terutama di pedesaan), tingkat pendidikan ibu yang kurang (bahkan ada yang buta huruf dan angka) serta tingkat penghasilan yang pas-pasan. Dalam beberapa kasus bahkan untuk produk yang sudah tidak direkomendasikan di negara asalnya atau tidak laku dengan serta merta karena gencarnya promosi dan iklan justru sangat laris di negara dunia ketiga. Kesenjangan atau bias informasi inilah yang dimanfaatkan dengan baik oleh para produsen susu formula.

  1. Pelanggaran kode etis pemasaran susu formula. Maraknya kejadian dan pelanggaran etis terhadap pemasaran susu formula membuat WHO mengadopsi International Code of Marketing of Breast-milk Substitutes pada tahun 1982. Berikut adalah 10 poin penting dari Kode Etik tersebut:
    1. Tidak boleh ada IKLAN dari semua produk dalam kategori di atas, yang ditujukan untuk publik.
    2. Tidak boleh ada CONTOH GRATIS untuk Ibu-ibu.
    3. Tidak boleh ada MEDIA PROMOSI (penempatan media) di lokasi fasilitas kesehatan, termasuk pembagian contoh gratis atau contoh yang dimurahkan.
    4. Tidak boleh ada PETUGAS PENJUALAN (sales representatif) dari perusahaan yang menjadi/memberi konsultansi kepada Ibu-ibu.
    5. Tidak boleh ada PEMBAGIAN contoh produk gratis kepada petugas kesehatan.
    6. Tidak boleh ada kata-kata (SLOGAN) atau GAMBAR yang menunjukkan bahwa asupan non-ASI itu lebih baik, atau gambar bayi (yang sehat) pada label kemasan produk susu.
    7. Informasi yang diberikan kepada petugas kesehatan HANYALAH yang bersifat scientific/ilmiah dan faktual.
    8. Semua informasi tentang asupan non-ASI, termasuk pada label kemasan produk, HARUS mencantumkan MANFAAT ASI, dan risiko serta BAHAYA yang berkaitan dengan penggunaan asupan non-ASI.
    9. Produk yang belum saatnya diberikan kepada bayi, seperti pemanis yang padat, TIDAK BOLEH DIPROMOSIKAN kepada bayi (orang tua-keluarga dengan bayi).
    10. Untuk menghindari benturan kepentingan, para profesional di bidang kesehatan yang bekerja untuk bayi dan anak-anak, TIDAK BOLEH MENERIMA DUKUNGAN KEUANGAN dari produsen makanan bayi/anak.

Pastinya kita mengetahui dengan baik bagaimana pelaksanaan kode tersebut di Indonesia ya…misalnya, kasus tercemarnya susu formula dengan enterobacter sakazakii pada tahun 2008 dimana sampel 74 susu formula yang mengadung bakteri tersebut tidak diumumkan oleh pemerintah dan yang terakhir adalah tercemarnya susu dan produk turunan susu dengan melamin yang membahayakan kesehatan.

Lalu…sebagai konsumen hal apa sih yang bisa dilakukan…

  1. Menjadi konsumen yang kritis dengan banyak mencari dan mengolah informasi tentang segala sesuatu termasuk susu formula.
  2. Memberi bayi susu formula hanya dan jika hanya ibu benar-benar tidak bisa memberikan ASI dan atau jumlah ASI tidak mencukupi
  3. Memilih susu formula dengan harga yang paling ekonomis karena kebanyakan ingredients yang terdapat didalamnya tidak sebanding dengan mahalnya harga susu tersebut

Mungkin hal tersebut bukanlah tindakan hebat yang akan langsung merubag segalanya tapi paling tidak kita tidak hanya terus meratapi nasib dan terus berada di dalam kegelapan, lilin harus segera dinyalakan meskipun hanya satu buah.

Be a smart parents ūüėČ

Akhirnya selesai juga ulasannya…huuffftt…cape ya ibu-ibu…bapak-bapak… ^_^

Aside

Ayooo…siapa saat ini yang sedang dilanda cemburu…sok jaim deh…

Santai man…cemburu itu wajar kok, sangat manuasiawi…so ngga usah takut atau malu ya….ngaku aja tak perlu susah-susah menghindar mencari berbagai macam alasan…#diriku banget tuh…qiqiqi#

Semua orang pasti pernah cemburu, Seorang Siti Aisyah RA yang sangat disayangi Rasulullah pun pernah cemburu. ALLAH pun pencemburu juga lho…tapi pasti berbeda cemburunya ALLAH sama kita-kita mahlukNYA yang penuh dosa ini, jadi hati-hati jangan sampai membuat ALLAH cemburu ya..

Penyakit cemburu tak pernah mengenal usia, gender, jabatan, ataupun harta. Cemburu pun bisa disebabkan oleh banyak hal, tak harus melulu karena lawan jenis, karena orang tua, mertua, saudara, teman, benda, dan hobi pun bisa sangat mungkin terjadi.

Nah, yang menjadikan cemburu mendapat perlakuan yang berbeda tentu sangat bergantung dari pihak yang sedang menderitanya. Cemburu bisa menjadi hal negatif jika sudah terkontaminasi dengan hawa nafsu syaitan yang membabi buta. Tapi, cemburu juga bisa juga menjadi hal yang positif jika disikapi dengan ketenangan dan kedewasaan berpikir artinya logika tidak lumpuh seketika tapi justru si emosilah yang kebingungan mencari jalan untuk menyulut. Hati boleh panas tetapi kepala harus tetap adem doong.

Seperti pernah diungkapkan Pak MT bahwa emosi hanyalah sebuah getaran di hati dan yang membawa si emosi ini menjadi negatif atau positif adalah diri kita sendiri begitu pun cemburu.

Dalam buku terbaru Asma Nadia ini “Catatan Hati yang Cemburu” akan mengulas banyak tentang rasa cemburu yang sering dirasakan para istri terhadap hal-hal tersebut tadi yang disajikan dalam bentuk cerita-cerita dari para pelaku dengan penggunaan bahasa yang sangat mudah dicerna tanpa harus membacanya berulang-ulang serta bagaimana cara menghadapinya dengan bonus cara mengenali objek cemburu dan tips cemburu yang cantik #cemburu aja bisa cantik dan elegan kan…#

Sebuah pelajaran berharga yang akan sangat membantu mengelola rasa cemburu agar tidak berujung pada sebuah kehancuran teramat dalam yang akan disesali seumur hidup.

“Catatan Hati yang Cemburu” merupakan seri berikutnya dari “sakinah Bersamamu” dan “Catatan Harian Seorang Istri” buku yang menurutku wajib dimiliki dan dibaca tidak hanya untuk para istri atau ibu rumah tangga, para suami serta calon suami dan istri pun harus juga kudu atau siapapun yang saat ini sedang menata hati untuk meraih kebahagiaan dunia akherat.

Untuk masalah harga tidak perlu khawatir, buku ini cukup dibandrol dengan satu lembar puluhan warna biru, Kalau beli di Islamic Book Fair sih masih bisa kembalian lho…qiqiqi…#promosi mode on#

Cinta, aku ingin tua bersamamu menatap anak-anak
yang meneruskan jejak kita tanpa perlu sesaat pun
merasa khawatir hatimu akan meninggalkanku (Asma Nadia)

Cemburu

“HUGO”

Ada yang sudah menonton film “Hugo”…

Tenang sampai hari ini masih tayang kok dan mudah-mudahan bisa jadi referensi terutama untuk yang masih bingung mau nonton apa…

HUGO merupakan salah satu film yang paling berjaya di Oscar 2012 setelah film The Artist. Film yang telah berhasil memenangkan 5 piala oscar walaupun bukan untuk penghargaan bergengsi dari  11 nominasi yang diterimanya dan ini cukup menjadi alasan kenapa aku ingin menontonnya.

Film ini diangkat dari buku fiksi terlaris versi New York Time “The Invention of Hugo Cabret karya Brian Selznick. Sebuah cerita yang berlatarkan kota Paris di tahun 1930an.

Di awal film saja kita sudah disajikan gambar-gambar kota Paris yang memukau, keren habizzz. Menurutku memang pas sih “Hugo” memenangkan Oscar di nominasi Artistik dan Sinematography #sotoy mode on lagi#

Cerita ini mengisahkan seorang anak “Hugo Cabret” berumur 12 tahun yang seorang yatim piatu tinggal di balik dinding stasiun kota Paris tanpa ada yang mengetahuinya seorang pun. Setiap harinya dia memperbaiki dan merawat jam-jam yang ada di stasiun tersebut. Sebuah tanggung jawab yang terpaksa dilakukannya setelah pamannya yang seorang pemabuk pergi tanpa ada kabar. Selain itu, ternyata Hugo mempunyai pekerjaan lain yang sangat intens dilakukannya, yaitu memperbaiki sebuah mesin peninggalan sang Ayah. Sebuah mesin otomatis berbentuk manusia “Automaton” dengan sebuah pena di tangan. Hugo sangat percaya jika ia bisa memperbaiki mesin ini maka ia akan mendapatkan sebuah pesan terakhir yang dibuat ayahnya untuk dirinya. Ia memperbaiki mesin ini dengan berbekal sebuah catatan milik sang ayah.

Demi tercapainya keinginan itu ia terpaksa mencuri mainan dari toko mainan yang ada di stasiun. Ia mengumpulkan bagian mesin dari mainan-mainan tersebut untuk melengkapi suku cadang automaton yang sebagian sudah sulit didapatkan. Hingga suatu hari akhirnya ia tertangkap oleh pemilik toko mainan ini dan membakar satu-satunya catatan penting peninggalan sang Ayah tersebut. Pembakaran buku catatan ini bukan tanpa alasan lho, karena ternyata ada sebuah rahasia besar didalamnya.

Rahasia apa itu…silakan nonton sendiri ya…

Ini adalah sebuah karya fiksi yang bagus menurut sisi subjektivitasku. Pesan yang ingin disampaikan sebenarnya mudah bahwa semua hal yang diciptakan di dunia ini pasti punya maksud dan tujuan termasuk diri kita. Sejauh mana sih kita sudah bermanfaat untuk orang lain dan yang terpenting setiap manusia haruslah memiliki tujuan dan impian karena jika dirimu tak memilikinya tak ubahnya dengan sebuah mesin mati. Biasa aja kan…tetapi karena disajikan dengan sudut pandang yang berbeda menjadikannya cerita ini sangat menarik.

Sebuah cerita fiksi yang harus dikonkritkan, karena 1000 kebaikan dalam cerita fiksi tetaplah sebuah fiksi mengutip kalimat bang Darwis penulis novel Hapalan Shalat Delisa.

Oh iya, last but not least…film ini juga akan membuat kita sedikit berpikir saat menontonnya so benar-benar harus open minded ya…

Selamat menonton…

Episode 3

Setelah penantian panjang beberapa episode demo Buruh Bekasi Bergerak yang dimulai sejak pertengahan Januari 2012 lalu, akhirnya kemarin Jumat, 27 Januari 2012, pertahanan perusahaan dimana diriku bekerja jebol juga.

masih tetap semangat

Para buruh yang jumlah tidak sedikit itu berhasil melakukan aksi sweeping, bahkan sampai tiga kali cuuuyy…#ngepans bener dah# meskipun tidak ada korban, tapi membuat beberapa lampu taman dan kaca pecah. Alhamdulillah jantung ibu-ibu ga ikutan pecah and para bumil jadi pengen lahiran cepat…qiqiqi…lebay mode on.

kena sweeping juga

Dan dimanakah diriku saat aksi ini berlangsung…

Yuuppzz, saat aksi sweaping yang pertama, diriku terjaring…tapi mmmhh apa menjaringkan diri ya…qiqiqi…yang pasti aku jadi bagian mereka. Bersama teman membonceng motor ikut menyaksikan bagaimana mereka melakukan sweaping ke beberapa perusahaan untuk bergabung melakukan aksi demo ini. Bagi perusahaan yang tidak membukakan pintu, tak segan para pendemo ini melakukan aksi jebol pintu, weleh..weleh…

aksi sweeping berlanjut

Dari rentetan demo bersambung ini, kemarin merupakan demo kedua kalinya para buruh berhasil melumpuhkan tol kurang lebih sepanjang 15 km dimulai dari pintu tol Cibitung hingga Cikarang Pusat, tapi Polisi melakukan tutup pintu tol mulai dari Tol Bekasi Barat hingga pintul tol Karawang. Alhasil kemacetan yang parah pun terjadi hingga merembet ke Jakarta terutama di jalan-jalan arteri. Kemacetan sudah dimulai sejak di kisaran pukul 1 siang dan mulai sedikit mereda di pukul 10 malam. Kerugian berantai…masyarakat pun tak lagi tersentuh.

tol yang terjajah

kembali terjajah

kemacetan di jalan arteri

Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya, UMK yang belum menemui kata sepakat antara APINDO dan Buruh serta keputusan PTUN Bandung yang berhasil memenangkan gugatan APINDO untuk membatalkan SK Gubernur No. 561/Kep. 1540-Bangsos/2011 di hari Kamis, 26 Januari 2012.

Aksi kali ini tidak lagi seperti aksi-aksi sebelumnya yang lebih terkoordinir, sehingga sangat memungkinkan untuk para penyusup melakukan provokasi. Niat tulus bisa terkotori karena ulah beberapa orang yang tak bertanggung jawab.

Massa yang sudah bercampur

Alhamdulillah…titik temu sudah terjalin, mudah-mudahan ini adalah episode terakhir.

Sambungannya nih…

Ini adalah kedua kalinya saya menerima sms yang berkaitan dengan demo Buruh Bekasi Bergerak

Pesan pertama saya terima di hari Kamis malam, tanggal 12 Januari 2012

INFO TERKINI : rapat dinas tenaga kerja kab/kota bekasi tadi malam pihak APINDO tidak mau hadir dan bersikeras akan melanjutkan gugatannya…untuk itu FSPMI dan gabungan serikat buruh se kab/kota bksi mengelar aksi tandingan tgl 16,17 januari bertepatan dgn sidang gugatan…titik yg mau dilumpuhkan seluruh kawasan termasuk cikarang dan sekitarnya…konsolidasikan dgn kawan2 buruh yg lain sebrkan melalui sms kita buktikan buruh tidak main2…tanxs salam solid.

Dan pesan kedua saya terima di Jumat malam, 13 Januari 2012

APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) akan menurunkan upah Bekasi, dari yg di SK kan Gubernur 1.491.886 menjadi 1.286.000; 1.715.645 menjadi 1.356.000; 1.849.913 menjadi 1.414.000; jika anda, masyarakat Bekasi, pekerja Bekasi atau orang Bekasi, jangan biarkan APINDO melakukan Penindasan & Pemiskinan kpd kita. untuk menolak rencana APINDO, seluruh buruh bekasi semesta akan melakukan aksi mogok total. Mohon keikutsertaannya. Senin-jumat 16-19 januari 2012. Sebarkan sms ini kepada seluruh masyarakat Bekasi, Pekerja Bekasi dan Keluarganya. SEBARKAN!!!

Tak mau kalah dengan sinetron yang menghiasi layar kaca, aksi ini ternyata berseri. Keputusan yang terbaik untuk kedua belah pihak belum dihasilkan.

Untuk aksi ini sendiri kemungkinan akan dipusatkan pada dua titik, yaitu Kawasan Industri Ejip dan Jababeka. Dengan jumlah peserta demo yang diisukan sebanyak 10.000 orang pastinya akan menimbulkan kemacetan yang lebih parah dari aksi sebelumnya 11 Januari 2012. Perindustrian Bekasi benar-benar akan lumpuh total dan tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pada perindustrian nasional.

Sidang terbuka pertama yang digelar di PTUN Bandung Rabu 11 Januari 2012 ini baru pada  mendengarkan gugatan dan jawaban, jelas Endang Panitera Pengadilan kasus gugatan ini

Gugatan yang diajukan APINDO ini sebelumnya hanya diajukan oleh 17 perusahaan saja, jika akhirnya APINDO berhasil mengajukan gugatan ini hingga PTUN Bandung berarti sepertiga suara dari total perusahaan telah terpenuhi. Sedangkan bagi perusahaan yang tetap menyetujui SK ini mungkin akan mengambil langkah lain, yaitu menambah jumlah mesin untuk menggantikan tenaga manusia yang berarti ini akan merumahkan beberapa karyawan. Mungkin terkesan sadis, tapi inilah realita yang mungkin akan terjadi.

Hal-hal seperti ini memang sangat sensitif menimbulkan gejolak-gejolak yang akan sangat berpengaruh terhadap tingkat laju perekonomian. Investor akan kembali berpikir untuk menanamkan uangnya di Indonesia.

APINDO sendiri mungkin bisa mengkaji ulang perusahaan-perusahaan yang berada di bawah naungannya untuk menentukan kelas-kelas selain ditentukan berdasarkan sektor industrinya.

Untuk teman-teman sesama buruh mungkin bisa mencari cara lain selain aksi ini, misalnya melakukan balasan melalui jalur hukum juga. Jangan sampai niat kita yang tulus ini ternodai oleh unsur-unsur politik yang hanya ingin menarik simpati masyarakat.

Semoga solusi terbaik untuk kedua belah pihak bisa segera dihasilkan tanpa harus menganggu roda perekonomian. Amiiiinnn….

Terganggunya roda perekonomian terganggu pula pada roda perdompetan.

Berhati-hatilah untuk kalian yang berencana menuju Cibitung, Cikarang, dan sekitarnya di hari Senin hingga Kamis. Mudah-mudahan tidak sampai mengganggu lalu lintas di jalan tol walaupun sedikit sangsi ūüôā

Sumber:

1. Radar Bekasi

2. Mogok Buruh Bekasi Geruduk PTUN Bandung

3. Kawasan industri diblokir

4. Mogok buruh Bekasi Geruduk PTUN Bandung

Bekasi pun bergerak

Hari ini seru lagi cuy… 11 Januari 2012

Setelah kemarin berurusan dengan polisi, hari ini masih ada hubungannya juga tapi ga secara langsung dan bukan nyumbang ke Pak Polisi lagi lho…

Hari ini ada demo…demo para buruh, ‚ÄúBuruh Bekasi Bergerak‚ÄĚ.

Sudah sejak kemarin siang, tersebar selebaran yang akan menginformasikan bahwa hari ini akan terjadi demo Buruh Bekasi. Demo yang dilatarbelakangi oleh pihak APINDO yang menunda kenaikan UMK dan mengajukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung atas Keputusan Gubernur melalui SK No. 561/Kep. 1540-Bangsos/2011 yang menetapkan UMK Bekasi sebesar Rp. 1.491.866, upah untuk kelompok II Rp. 1.715.645, dan Kelompok I Rp. 1.849.913. Karena UMK Bekasi merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan DKI Jakarta mungkin hal ini menjadi salah satu alasan APINDO berkeberatan.

Selebaran yang disebarkan

Untuk menolak hal ini maka Serikat Buruh/Serikat Pekerja seKabupaten dan Kota Bekasi akan melakukan Long March hingga Kawasan MM2100 dan demo di depan PTUN Bandung, Sweeping perusahaan-perusahaan yang mengajukan gugatan, penutupan seluruh kawasan industri, mogok massal, aksi satu juta tanda-tangan.

Ternyata dari berita yang saya dengar, perusahaan ini masuk ke golongan yang menolak usulan tersebut. Entah itu rasa partisipasi atau benar-benar menolak saya juga kurang paham, karena saya kan anak bawang…qiqiqi…

Tapi yang pasti hal ini agak sedikit menimbulkan kepanikan di pihak manajemen. Kami diperintahkan masuk shift 1 (pukul 06.00) dengan menggunakan pakaian bebas, jendela ditutup dengan terpal, parkiran motor dipindahkan di lokasi yang tersembunyi, memasang spanduk yang mengindikasi bahwa perusahaan mendukung aksi mereka, memasang bapak-bapak security, dan beberapa orang SPSI yang siap-sedia di pintu gerbang.

Selang beberapa jam kemudian, saat rombongan pendemo siap-siap melewati kantor,¬† kami pun, para buruh, pria dan wanita diperintahkan untuk keluar semua, ikut berpartisisapi katanya. Berpartisipasi tapi kok tetap nangkring depan kantor ya….qiqiqi…hanya beberapa orang saja yang akhirnya terjaring.

Hampir lima tahun menjadi buruh, baru hari ini melihat langsung demo buruh dan menyesal kenapa ga ikutan ya….plus belum bisa melakukan banyak hal untuk membantu teman-teman buruh.

Semoga perjuangan kalian berhasil kawan….