Ragusa ooh Ragusa…

Akhirnya…kesampaian juga mencicipi cita rasa es krim asli sekaligus menikmati suasana tempo doeloenya.

Pastinya sudah pada tahu dooong….yupppzzz dialah si es krim Italia “Ragusa” yang sudah terkenal seantero Indonesia *lebay* 🙂

Es krim wajib yang harus dicicipi saat mengunjungi kota Jakarta.

Tampak depan

Sudah cukup lama berkeinginan mengunjungi Jl. Veteran I No. 10 Jakarta Pusat ini tapi selalu saja ada halangan dan di akhir pekan yang special pun terpenuhilah…yipppiiieee…

Jujur, aku belum tahu persis lokasinya ada dimana meskipun sebenarnya tidak jauh dari Jl. Ir. H. Juanda dan Juanda ini sudah cukup sering aku lewati. Peta pun berulang kali ditengok dan begitu tiba di lokasi…ternyata eee ternyata…ya ampyooon…ngga jauh dari stasiun Juanda dan pemberhentian busway Juanda dan persis di samping Masjid Istiqlal.

Untuk yang dari Bekasi, cukup naik commuter line Jakarta-Kota Rp. 8.500 turun di stasiun Juanda lalu nyebrang deh. Untuk yang busway, naik ke arah Harmoni lalu turun Juanda lalu nyebrang juga deh…gampang kok…

Berhubung aku datang di malam minggu…weleh…weleh…antrinya booowww…ditambah tempatnya yang ternyata tidak luas dah hanya ada dua kipas angin membuat suasana jadi agak-agak gimana gitu…belum lagi asap rokok dan penjual sate ayam yang ada persis di depan toko.  Lengkaplah sudah…meskipun sudah jelas-jelas ada keterangan dilarang merokok, untuk yang mencari kenyamanan…mmmhhh…

Ini lho suasananya…

Meja pun ternyata rebutan, tidak ada registrasi untuk waiting list atau si pelayan bakalan mencarikan meja untuk kita…qiqiqi…jadi harus aktif and muka tembok lho…”Permisi bu, makannya udahan atau baru mulai?”

Setelah berkeliling mencari meja, memperhatikan orang-orang yang kira-kira akan menyelesaikan hidangannya…bingoo…dapat juga, meskipun posisinya agak mojok di dalam tapi lumayanlah. Oh iya…jangan sekali-sekali memesan sebelum kita dapat meja, karena si empunya ngga akan melayani, kalimat pertama yang akan dilontarkan, “sudah dapat meja?”

mojok…mojok…

Meja pun didapat tapi es krim masih jauh diangan-angan…aku harus menunggu sekitar 45 menit untuk menikmati es krim spaghetti dan es krim mix…hufffttt…perjuangaaaaan…meskipun dalam penantian ditemani sepiring sate ayam yang dihargai Rp. 23.000 dan asinan juhi Rp. 10.000 tetep rasa kesel silahturahmi, aku hanya menunggu dalam diam. Selalu berharap pelayan yang membawa nampan itu adalah sang pembawa pesananku…yah…bukaaan…yah…lewat lagi…

Di detik-detik si kesel sampai di puncaknya, yaitu aku bakalan kabur, sang bintang utama pun hadir…

Ini dia….

Es krim spaghetti

 

Es krim mix

Begitu tersaji di meja, asyik memandanginya tiba-tiba sebuah tangan tersodor dari tangan seorang ibu yang mungkin salah satu pemilik mengajak bersalaman sambil berkata, “Terima kasih ya bu…sudah bersabar, kalau pelanggan yang lain sudah teriak-teriak.” Dengan tersenyum bingung menyambut tangannya, “Iya bu.”

Hahaha…ternyata si ibu yang dari tadi mondar-mandir melewati di depan mejaku memperhatikan juga.

Rasanya…mmmhhhh…home made banget dan tidak bisa lama-lama dinikmati karena dalam pengolahannya tidak menggunakan bahwa pengawet so bakalan cepat banget mencair apalagi yang berniat untuk dibawa pulang…wassalam deh…qiqiqi…apalagi packaging take away nya ngga mendukung. Alhasil, waktu menunggu dengan menikmatinya sungguh ngga sebanding…

Untuk harga sendiri mulai di kisaran Rp. 17.000 hingga Rp. 30.000, masih terjangkau kan…

Es krim yang telah berdiri dari tahun 1932 ini merupakan peninggalan jaman kolonial Belanda yang hingga saat ini masih mempertahankan suasana nuansa nostalgia tempo doeloenya. Tapi sayangnya, identitas visualnya kurang memiliki konsistensi. Mulai dari logo, buku menu, peralatan makan, seragam pelayan, packaging take away, brosur, website. Padahal citranya sebagai es krim home made Italia 1932 sangatlah penting dan itu semua akan semakin menunjang dan memperkuat. Meskipun jadul tapi tetap bisa mengikuti perkembangan jaman.

Advertisements

2 comments on “Ragusa ooh Ragusa…

  1. dari taon lalu udah ada blogger yg posting ttg Ragusa, tapi sampai hari ini blom nyangsang juga di sana 😦 hiks … liat fotonya ngeces euy di pagibuta ginih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s