“HUGO”

Ada yang sudah menonton film “Hugo”…

Tenang sampai hari ini masih tayang kok dan mudah-mudahan bisa jadi referensi terutama untuk yang masih bingung mau nonton apa…

HUGO merupakan salah satu film yang paling berjaya di Oscar 2012 setelah film The Artist. Film yang telah berhasil memenangkan 5 piala oscar walaupun bukan untuk penghargaan bergengsi dari Β 11 nominasi yang diterimanya dan ini cukup menjadi alasan kenapa aku ingin menontonnya.

Film ini diangkat dari buku fiksi terlaris versi New York Time “The Invention of Hugo Cabret karya Brian Selznick. Sebuah cerita yang berlatarkan kota Paris di tahun 1930an.

Di awal film saja kita sudah disajikan gambar-gambar kota Paris yang memukau, keren habizzz. Menurutku memang pas sih “Hugo” memenangkan Oscar di nominasi Artistik dan Sinematography #sotoy mode on lagi#

Cerita ini mengisahkan seorang anak “Hugo Cabret” berumur 12 tahun yang seorang yatim piatu tinggal di balik dinding stasiun kota Paris tanpa ada yang mengetahuinya seorang pun. Setiap harinya dia memperbaiki dan merawat jam-jam yang ada di stasiun tersebut. Sebuah tanggung jawab yang terpaksa dilakukannya setelah pamannya yang seorang pemabuk pergi tanpa ada kabar. Selain itu, ternyata Hugo mempunyai pekerjaan lain yang sangat intens dilakukannya, yaitu memperbaiki sebuah mesin peninggalan sang Ayah. Sebuah mesin otomatis berbentuk manusia “Automaton” dengan sebuah pena di tangan. Hugo sangat percaya jika ia bisa memperbaiki mesin ini maka ia akan mendapatkan sebuah pesan terakhir yang dibuat ayahnya untuk dirinya. Ia memperbaiki mesin ini dengan berbekal sebuah catatan milik sang ayah.

Demi tercapainya keinginan itu ia terpaksa mencuri mainan dari toko mainan yang ada di stasiun. Ia mengumpulkan bagian mesin dari mainan-mainan tersebut untuk melengkapi suku cadang automaton yang sebagian sudah sulit didapatkan. Hingga suatu hari akhirnya ia tertangkap oleh pemilik toko mainan ini dan membakar satu-satunya catatan penting peninggalan sang Ayah tersebut. Pembakaran buku catatan ini bukan tanpa alasan lho, karena ternyata ada sebuah rahasia besar didalamnya.

Rahasia apa itu…silakan nonton sendiri ya…

Ini adalah sebuah karya fiksi yang bagus menurut sisi subjektivitasku. Pesan yang ingin disampaikan sebenarnya mudah bahwa semua hal yang diciptakan di dunia ini pasti punya maksud dan tujuan termasuk diri kita. Sejauh mana sih kita sudah bermanfaat untuk orang lain dan yang terpenting setiap manusia haruslah memiliki tujuan dan impian karena jika dirimu tak memilikinya tak ubahnya dengan sebuah mesin mati. Biasa aja kan…tetapi karena disajikan dengan sudut pandang yang berbeda menjadikannya cerita ini sangat menarik.

Sebuah cerita fiksi yang harus dikonkritkan, karena 1000 kebaikan dalam cerita fiksi tetaplah sebuah fiksi mengutip kalimat bang Darwis penulis novel Hapalan Shalat Delisa.

Oh iya, last but not least…film ini juga akan membuat kita sedikit berpikir saat menontonnya so benar-benar harus open minded ya…

Selamat menonton…

Advertisements

4 comments on ““HUGO”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s