Satu paket hemat

Keinginan, harapan, impian, dan angan-angan pasti dimiliki setiap manusia, bahkan seorang hamba sahaya pun, karena merekalah kita bisa bertahan hidup, untuk satu impian, satu harapan, satu keinginan, satu angan-angan. Saat kau katakan kau tidak memilikinya…huffffttt…menyedihkan sekali hidupmu 😦

Terwujud tidaknya sangat bergantung dari empunya. Mereka tidak mungkin datang dengan sendirinya, tiba-tiba mengetuk pintu rumah kita, haruslah ada sesuatu yang membuat mereka tertarik untuk mengetuk.

Apa dulu sih yang haruslah dilakukan sebelum memulainya, yuupzzz ”NIAT”. Niat dalam hati, ucapan dan tindakan.

Dari Umar bin Khathab ra, Rasulullah SAW bersabda :

“Segala amal perbuatan bergantung pada niat dan setiap orang akan memperoleh pahala sesuai dengan niatnya. Maka barangsiapa yang berhijrah dengan niat mencari keuntungan duniawi atau untuk mengawini seorang perempuan, maka (pahala) hijrahnya sesuai dengan niatnya itu”. (HR. Bukhari)

Apalagi jika harapan tersebut diniatkan Lillahita’ala…Insya Allah akan sangat barakah dunia akherat. Amiiin…

Niat yang lurus, Insya Allah jalan yang terbuka lebih lapang dengan berbagai macam kemudahan yang tak pernah kita duga, atau bahkan terlintas di pikiran kita sekalipun.

Niat yang lurus sudah, lalu…ya berIKHTIAR dong…

Ikhtiar dengan gigih tanpa kenal putus asa, berusaha semaksimal mungkin, pantang menyerah hingga tetes darah penghabisan *jiaaahhh* tentunya sesuai dengan tuntutan dan tuntunan-Nya, jangan sampai keluar jalur ya, menggunakan cara-cara yang sangat dibenci Allah SWT. Gunakan semua pintu yang diberikan Allah, karena Allah tidak mungkin hanya membukakan satu pintu.

Kita tidak akan pernah tahu apakah kita akan berhasil atau tidak, terwujud atau tidak, jika kita tidak pernah mencoba berusaha. Awas lho ya, kalau sampai nyesel… 🙂

Niat sudah, Ikhtiar already…terus apalagi dong…

Yuppzz BERDOA dong pastinya….

Inilah hal penting yang tidak boleh tidak kita lakukan, tidak boleh dilewatkan, kudu, wajib, harus, Allah SWT jelas-jelas memerintahkan kita untuk berdoa. Allah lah penguasa atas apa yang ada di bumi dan langit tanpa terkecuali. Mereka yang tak pernah meminta, merekalah orang-orang yang sombong.

”Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina” (QS Al Mu’min [40] : 60). 

”Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah [2] : 186).

Then last but not least…..TAWAKAL….

Berserah diri, ikhlas menerima apa pun hasil dari berikhtiar dan berdoa. Buruk atau baik, gagal atau berhasil serahkan semuanya pada Sang Khalik, dengan begitu  ketenangan jiwa dan kebahagiaan akan tetap kita miliki.

Apapun keputusan Allah setelah kita meluruskan niat, beikhtiar dan berdoa pastilah yang terbaik dan selalu terselip hikmah dibaliknya.

Jangan pernah berputus asa. Jangan pernah terselip sesal sedikitpun. Untuk setiap No yang kita terima adalah sebuah Yes untuk sesuatu yang lebih baik.

Terkadang apa yang dibenci, tidak disukai bisa jadi yang terbaik buat kita, sebaliknya, yang kita sukai, mungkin saja yang terburuk untuk kehidupan kita.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 2: 216)

Jangan pernah ragu dengan kekuasaan Allah sedikitpun, tidak ada hal yang sulit bagiNya, semuanya mungkin terjadi. Harus yakin, seyaqin-yaqinnya *ingat pake Qalqalah Kubro* (yang ga tahu… ketahuan Qur’an nya jarang ditengok atau belum pernah ditengok…qiqiqi…)

Allah memperlakukan umatNya sesuai apa yang dipikirkan, karena itu teruslah berprasangka baik padaNya.

Niat, Ikhtiar, Doa, Tawakal merupakan satu paket hemat, satu kesatuan yang ga boleh ditawar, ga boleh dipisah-pisah.

Kalau cuman niat aja atau berdoa doang, ga ada tindakan, kapan terwujudnya… *es tape deh* alay mode on, sampai kiamat tungguin deh….

Ikhtiar tanpa doa….pede abizzzz, siapa loe Tuhan….hellloooo…..

Niat, Ikhtiar, dan doa tanpa tawakal….bunuh diri deh loe atau paling ringan, ketawa-ketawa sendirian, nangis ga jelas di pojokan terus jadi penghuni tetap rumah sakit jiwa deh…qiqiqi…*sadis*

Jika impian, harapan atau keinginan kita tidak terwujud…kira-kira paket hematnya sudah dilakukan dengan benar ga ya…ada yang kelewat ga ya…

*mulai intropeksi nyambi ngehayal 🙂  *

Advertisements

4 comments on “Satu paket hemat

  1. Yup, yup, yup…niat, ikhtiar, doa dan tawakal…memang satu paket yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
    Biarpun kadang-kadang susah juga Iqoh, seringkali saya suka mau enaknya aja, pengen sesuatu cepat terwujud sehingga kurang tawakal…maunya serba instan… 😉

    Thanks sudah diingatkan ya!

  2. Iya sih mba, klo ego lagi memuncak jadi terlewatkan satu paketnya deh…
    Yang instan emang lebih enak kok mba…qiqiqi…tapi instan juga deh hilangnya, tak berbekas.

    Terima kasih ya mba sudah berkunjung… 🙂

  3. Pingback: Saat terbentur ridha orang tua… « iqohchan

  4. Pingback: Tahun baru, pribadi baru ya… « iqohchan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s