Being care and sensitive

Mmmmhhhh,,,,,,langsung tanya pada diri sendiri nich , “Gw termasuk ga ya,,,,”

Sepertinya sih…mmmhhh…masih punya tapi jujur terkadang sedikit sulit untuk menyatakan atau memperlihatkannya, jadinya terkesan agak-agak cuek alias EGP (Emang Gw Pikirin) atau bukan urusan gw.

Tapi, terkadang juga bisa jadi sangat-sangat sensitif, padahal tamu bulanannya sedang tak berkunjung. Bisa tiba-tiba mendung dan akhirnya hujan hanya karena tiga kata yang biasa diucapkan untuk ku di pagi hari tidak diucapkan,,,(adoooohhh) dan hati pun langsung *Obbie Mesakh* deh alias resah dan gelisah, “Kenapa ya? ada apa ya? Aku punya salah apa?”

Padahal kan mungkin saja memang sedang lupa atau riweuh. Huffffttt……Perasaan yang terkadang jadi merepotkan dan bikin bt euy.

Tapi, setelah membaca beberapa artikel pagi ini yang temanya ga jauh-jauh dari suasana hati saat ini,,,Alhamdulillah sedikit terobati,,,;)

Menjadi seorang yang peduli dan peka memang sudah keharusan apalagi di jaman serba modern saat ini, dimana kita dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang akhirnya membiasakan kita melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan orang lain alhasil menjadikan kita semakin masa bodoh deh, terlalu asyik menikmati dunianya sendiri, tak mau tahu dengan apa yang terjadi di sekitarnya *yang lainnya kan lagi ngontrak 🙂 *. Untuk para penderita autis sih tak masalah tapi untuk orang-orang yang jelas-jelas sehat, normal, justru jadi berbahayakan?! Meskipun autis lagi naik daun ya…jangan ikutan juga dong.

Peduli dan peka memang semakin langka.

Rasulullah SAW jelas-jelas mengingatkan umatnya untuk terus memelihara rasa peduli dan peka. Selalu menjaga dan menghormati perasaan orang lain, tak terkecuali pada musuh kita dan hal-hal kecil sekalipun serta. Banyak hal yang bisa kita lihat, misalnya: ketika kita sedang jalan bertiga, ga taunya yang dua orang asyik berbisik-bisik, teman yang satu dicuekin, tidak boleh itu,,,,,

“Apabila berkumpul tiga orang, janganlah dua orang berbisik-bisik (bicara rahasia) dan meninggalkan yang ketiga (karena itu membuat sedih dan merasa tak enak).” (H.R. Bukhari)

Atau saat kita punya makanan atau sedang menikmati makanan yang aromanya sampai tercium orang lain,,,,waaahhhh,,,,itu harus segera dibagi lho,,jangan sampai membuat orang lain hanya terbayang-bayang saja sampai keroncongan. Kalau emang cuma punya dikit ya usahain jangan sampai ketahuan ya,,,*nyumput atuh* 🙂

Bisa juga, saat melihat teman dengan wajah yang tidak seperti biasanya, murung, bimbang, sedih, tak ada salahnyakanuntuk bertanya, siapa tahu memang dia butuh seseorang untuk bercerita tapi takut untuk mengungkapkannya. Walaupun alhasil nantinya kita tak bisa memberikan bantuan yang sesuai, paling tidak sudah mengurangi sedikit bebannya dengan memberikan semangat dan doa atau sebuah senyuman yang melegakan akan menjadi sesuatu bangettzz,,,.

Cukup pemerintah saja yang punya sifat masa bodoh bin cuek, kita sebagai warganya ga usah ikut-ikutan deh.

Jika kita memang mengaku muslim dan beriman harus peduli dan peka dong,,,,jangan langsung bilang EGP atau bukan urusan gw sambil ngancir, begitu tahu salah satu saudara seimannya mengalami kesulitan. Ealahhh,,,,,,

Jangan menuntut orang lain untuk peduli dan peka pada kita, kalau kita sendiri belum peduli dan peka terhadap orang lain. Peduli dan peka bukan berarti kita mencampuri semua urusan orang lain kok. Kalau yang punya anggapan seperti itu, jangan-jangan punya bakat untuk jadi bigos,,,qiqiqi,,,

Anggap saja ini sebagai salah satu investasi jangka panjang kita sebelum bertemu dengan Sang Khalik.

Alhamdulillah,,,masih diselipkan rasa peduli dan peka, walaupun belum besar dan tidak terarah paling tidak bisa bisa dijadikan modal untuk terus diasah hingga suatu saat bisa benar-benar bermanfaat. Ga mau kan kalau kita sampai “dicuekin” sama Allah?

Insya Allah, yakinlah jika sikap ini selalu tertanam dan dijalankan, Allah tak akan pernah sedetik pun masa bodoh. PerhatianNYA pasti akan selalu tercurah 😉

Mudah-mudahan kita selalu mendapat bimbinganNYA. Amiiinnn…..

Advertisements

3 comments on “Being care and sensitive

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s