Rujak serut

Siang-siang after lunch plus hujan, jam-jamnya rawan nich. Mata sudah 5 watt, kreyep-kreyep terkadang ga sadar sudah merem,,,qiqiqiqi,,,eeehhh,,,ga taunya si bos dah nangkring di sebelah, pura-pura ga tahu nyambi berdehem-dehem,,,,uuupppzzzz ketahuan deh *tepok jidat* 🙂

Butuh sesuatu yang bikin mata melek….selain kopi hangat sepertinya rujak serut yang pedas, nikmat nich….mmmmmhhhh….terbayang sudah kelezatan keringat yang akan terus mengalir…qiqiqiqi….

Pernah terbayang ga, kalau kehidupan kita itu ternyata seperti sepiring rujak serut…

Kenapa rujak serut ya,,,,
Apa bedanya dengan rujak biasa,,,,ooohhh tentu beda,,,,,

Rujak serut dibuat justru untuk meminimalkan buah-buah yang kurang sedap rasanya sehingga tidak terbuang percuma. Dalam satu suapan, langsung ada berbagai macam buah yang masing-masing punya rasa berbeda, ditambah dengan bumbu kacang, cabai, gula, garam, asam jawa dan terasi. Jadi makin beragam kan rasanya, buah yang sebelumnya terlalu asam bisa berkurang, atau buah yang tidak punya rasa jadi ikutan punya rasa. Meskipun si rujak serut itu nantinya pedas, toh ternyata masih tetap menimbulkan unsur ketagihan kan?!

Coba perhatikan rujak biasa yang beberapa buahnya bernasib malang, berakhir di tong sampah, seperti kedongdong dan ubi, sayang kan,,,?!
Padahal Allah menciptakan sesuatu itu pasti karena ada manfaatnya, tidak ada hal yang diciptakanNya dengan sia-sia.

Lalu kenapa sepiring juga ya,,,,
Karena Allah tidak suka yang berlebihan, jika berlebih justru fatal nantinya.

Seperti kehidupan ini, terdiri dari unsur-unsur beraneka macam rasa: bahagia, sedih, bimbang, takut, bahkan ada yang tanpa rasa (lempeng.com). Jika kita bisa menikmatinya sama seperti menikmati sepiring rujak serut mungkin tidak ada lagi rasa iri, dengki, sindiran, keluhan, dan penyakit hati lainnya, yang ada mungkin hanya lagi,,,lagi,,,dan lagi,,, tersadar ketika piring sudah bersih, raib.

Nikmat atau tidaknya hidup ini memang sangat tergantung pada pengguna kehidupan itu sendiri. Sang Pencipta kehidupan sudah sangat lengkap memberikan bahan-bahannya. Kepandaian pengolahnyalah kunci utamanya.

Jangan jadikan kehidupan yang sedang dititipkan ini berlalu begitu saja.
Jangan sia-siakan setiap hal yang terjadi dalam hidup, nikmatilah tiap detiknya dengan sejuta rasa si rujak serut,,,,
Nikmatilah terus kawan,,,,,

Advertisements

2 comments on “Rujak serut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s