Jodoh emang tak lari kemana,,,,tapi,,,,

Ungkapan yang sering kali terucap dari orang-orang yang belum berhasil menemukan pasangan hidupnya, belahan jiwanya dan terkadang saya juga suka  mengucapkannya sih,,,qiqiqiqi,,,*pengakuan”.

Tapi, bener ga sih ungkapan itu, atau hanya kesalahan si individu yang memaknai ungkapan itu alias kesalahan persepsi gitu. Baiklah mari kita coba analisa.

Allah menciptakan apa yang ada di bumi berpasang-pasangan, siang dan malam, baik dan buruk, kanan dan kiri, terang dan gelap, pria dan wanita. Tentunya bukan tanpa maksud. Untuk saling melengkapi hingga tercapai kesempurnaan kita dalam beribadah padaNya bisa jadi salah satu alasan mengapa Allah melakukannya.

Termasuk soal pasangan hidup, Allah memang sudah menjaminnya. “Perempuan-perempuan yang keji adalah untuk yang keji pula dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji, sedangkan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik….(QS.24:26)”.

Tapi, apa lantas kita menyerah ketika sang pasangan hidup tak kunjung datang atau kisah cinta kandas begitu saja lalu dengan mudahnya mengucapkan jodoh tak lari kemana. Bukan sama sekali sangsi, ragu atau tidak yakin dengan janji Allah, sama sekali tidak. Saya justru amat yakin seyakin-yakin dengan janji Allah itu.

Bukankah Adam AS juga berjuang untuk bisa bertemu kembali dengan belahan jiwanya, Siti Hawa, ketika Allah mengusir mereka dari surga dan memisahkan mereka di dunia. Padahal Adam AS sendiri sudah mengetahui pasti Siti Hawa adalah wanita yang akan menemani hari-hari tuanya kelak. Tapi Adam terus mencarinya hingga ratusan tahun tanpa lelah sampai akhirnya Allah pun luluh dan mempertemukan mereka kembali.

Lalu, apakah kita sebagai manusia biasa yang sudah pasti tidak mengetahui siapa yang bakalan menjadi pasangan hidup kita pantas untuk berdiam diri saja menunggu keajaiban itu turun sendiri dari langit….ooooohhhhh tentu tidak…..*sule mode on*

Semuanya harus diusahakan, harus diperjuangan hingga tetes darah penghabisan,,,,*lho, epek hari Pahlawan guys*.

Jodoh, rezeki, maut, semua memang sudah tertulis dengan rapi hanya Allah yang punya hak prerogratif untuk merubahnya. Tetapi bukankah sesuatu yang kita peroleh dengan jerih payah dan perjuangan akan terasa sangat berbeda untuk dinikmati, bentuk penghargaan kita pun juga akan sangat berbeda.

Jodoh yang berkualitas tentu perlu usaha yang berkualitas juga dong untuk mendapatkannya. Lain halnya kalau cuma mau yang biasa-biasa saja. Allah pasti ingin tahu dulu, seberapa keras sih usaha kita, sejauh apa sih perjuangan kita.

Jodoh tak lari kemana, bentuk kepasrahan kita pada Sang Khalik, pasrah bukanlah berputus asa, pasrah haruslah menumbuhkan kekuatan, kekuatan untuk melakukan sesuatu yang hebat, pasrah adalah menyerahkan segala urusan pada Allah tentu setelah kita berikhtiar dan bertawakal.

Jadi, alangkah lebih baik memantaskan diri dulu sebelum mengucapkannya ya,,,,,,,,*wejangan tuk diri sendiri,,,qiqiqi,,,*

“Jumat penuh berkah, di sela-sela gawean kantor yang bejibun, alias ccw (curi-curi waktu) ^_^” 


Advertisements

One comment on “Jodoh emang tak lari kemana,,,,tapi,,,,

  1. JAdi sebenarnya dalam rangka mencari jodoh nih?
    Jodoh tuh jorok,bisa di mana aja datengnya,..
    JAngan di cari2 ..cape,..Ntar juga nyamperin ..

    ada gula ada semut..
    ada iqoh,ada ayo sypa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s